Rabu, 25 November 2020

Part 3 : Dua Rahsia Sulit Terbesar

Kisah Paderi Dan Rahsia Anak Kunci Syurga

Dalam artikel yang lalu, kita telah gazetkan mengenai satu kisah benar yang terjadi di antara seorang pemuda Muslim dan seorang paderi katolik, yang akan membawa anda menyingkap rahsia disebalik 2 kunci bersilang. Rahsia yang menyingkap apakah silibus yang diajar kepada setiap paderi Katolik di Vatikan. Berikut adalah kisah Paderi dan Kunci Syurga,

Kisah Paderi dan Kunci Syurga

Seorang pemuda yang dikejutkan oleh mimpinya supaya pergi ke gereja Samaan. Tiga kali mimpinya itu berulang. Lalu ia bersiap sedia dengan pakaian dan cara yang diberitahu dalam mimpinya.

Ia masuk ke gereja Samaan tanpa disedari oleh Paderi-paderi yang hadir. Dia sama-sama menanti kedatangan ketua Paderi. Setelah ketua Paderi datang, ketua Paderi itu tidak dapat berucap. Dia tahu ada orang lain, orang Islam di dalam gereja itu. Katanya, " ada orang yang percaya kepada Syariat Muhammad di dalam gereja ini. "

Semua paderi menjadi gempar dan mereka mahu orang itu di bunuh. Namun ketua paderi menghalang, sebaliknya ketua paderi meminta orang itu bangun supaya mereka dapat mengenalinya. Sebaliknya pemuda itu pun bangun, tanpa rasa takut.

Paderi berkata, "Aku akan mengajukan kepada anda 22 pertanyaan Dan anda harus menjawabnya dengan tepat. "

Si pemuda tersenyum Dan berkata, "Silakan!"

Sang paderi pun mulai bertanya,

"Sebutkan satu yang tiada duanya,

dua yang tiada tiganya,

tiga yang tiada empatnya,

empat yang tiada limanya,

lima yang tiada enamnya,

enam yang tiada tujuhnya,

tujuh yang tiada Lapannya,

Lapan yang tiada sembilannya,

sembilan yang tiada sepuluhnya,

sesuatu yang tidak lebih dari sepuluh,

sebelas yang tiada dua belasnya,

dua belas yang tiada tiga belasnya,

tiga belas yang tiada empat belasnya.

Sebutkan sesuatu yang dapat bernafas namun tidak mempunyai roh!

Apa yang dimaksud dengan kuburan berjalan membawa isinya?

Siapakah yang berdusta namun masuk ke dalam syurga?

Sebutkan sesuatu yang diciptakan Allah namun Dia tidak menyukainya?

Sebutkan sesuatu yang diciptakan Allah dengan tanpa ayah dan ibu!

Siapakah yang tercipta dari api, siapakah yang diazab dengan api dan siapakah yang terpelihara dari api?

Siapakah yang tercipta dari batu, siapakah yang diazab dengan batu dan siapakah yang terpelihara dari batu?

Sebutkan sesuatu yang diciptakan Allah Dan dianggap besar!

Pohon apakah yang mempunyai 12 ranting, setiap ranting mempunyai 30 daun, setiap daun mempunyai 5 buah, 3 di bawah naungan Dan dua di bawah sinaran matahari?"

Mendengar pertanyaan tersebut, pemuda itu tersenyum dengan keyakinan kepada Allah. Setelah membaca Bismillah dia berkata,

Satu yang tiada duanya ialah Allah s. w. t. .

Dua yang tiada tiganya ialah Malam dan Siang. Allah s. w. t. berfirman, "Dan Kami jadikan malam Dan siang sebagai dua tanda (kebesaran kami). " (Al-Isra' : 12).

Tiga yang tiada empatnya adalah kesilapan yang dilakukan Nabi Musa a. s ketika Nabi Khidir a. s menenggelamkan sampan, membunuh seorang anak kecil dan ketika menegakkan kembali dinding yang hampir roboh.

Empat yang tiada limanya adalah Taurat, Injil, Zabur dan al-Qur'an.

Lima yang tiada enamnya ialah Solat lima waktu.

Enam yang tiada tujuhnya ialah jumlah hari ketika Allah s. w. t. menciptakan makhluk.

Tujuh yang tiada Lapannya ialah Langit yang tujuh lapis. Allah s. w. t. Berfirman, "Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. Kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Rabb Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang. " (Al-Mulk : 3).

Lapan yang tiada sembilannya ialah Malaikat pemikul Arsy AR-Rahman. Allah s. w. t. Berfirman, "Dan malaikat-malaikat berada di penjuru-penjuru langit. Dan pada Hari itu Lapan orang malaikat men-junjung 'Arsy Rabbmu di atas (kepala) mereka. " (Al-Haqah : 17).

Sembilan yang tiada sepuluhnya adalah mu'jizat yang diberikan kepada Nabi Musa yaitu : tongkat, tangan yang bercahaya, angin topan, musim paceklik, katak, darah, kutu dan belalang. *

Sesuatu yang tidak lebih dari sepuluh ialah Kebaikan. Allah s. w. t. Berfirman, "Barang siapa yang berbuat kebaikan maka untuknya sepuluh kali lipat. " (Al-An'am : 160).

Sebelas yang tiada dua belasnya ialah jumlah Saudara-Saudara Nabi Yusuf a. s.

Dua belas yang tiada tiga belasnya ialah Mu'jizat Nabi Musa yang terdapat dalam firman Allah, "Dan (ingatlah) ketika Musa memohon air untuk kaumnya, lalu Kami berfirman, 'Pukullah batu itu dengan tongkatmu. ' Lalu memancarlah daripadanya dua belas Mata air. " (Al-Baqarah : 60).

Tiga belas yang tiada empat belasnya ialah jumlah Saudara Nabi Yusuf ditambah dengan ayah dan ibunya.

Adapun sesuatu yang bernafas namun tidak mempunyai roh adalah waktu Subuh. Allah s. w. t. ber-firman, "Dan waktu subuh apabila fajarnya mulai menyingsing. " (At-Takwir : 18).

Kuburan yang membawa isinya adalah Ikan yang menelan Nabi Yunus a. s.

Mereka yang berdusta namun masuk kedalam surga adalah saudara-saudara Nabi Yusuf, yakni ketika mereka berkata kepada ayahnya, "Wahai ayah kami, sesungguhnya kami pergi berlumba-lumba dan kami tinggalkan Yusuf di dekat barang-barangkami, lalu dia dimakan serigala. " Setelah kedustaan terungkap, Yusuf berkata kepada mereka, " tak ada cercaan terhadap kamu semua. " Dan ayah mereka Ya'qub berkata, "Aku akan memohonkan ampun bagi muka pada Rabbku. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang . " (Yusuf :98)

Sesuatu yang diciptakan Allah namun tidak Dia sukai adalah suara Keldai. Allah s. w. t. berfirman, "Sesungguhnya sejelek-jelek suara adalah suara keldai. " (Luqman : 19).

Makhluk yang diciptakan Allah tanpa bapa dan ibu adalah Nabi Adam, Malaikat, Unta Nabi Sholeh dan kambing Nabi Ibrahim.

Makhluk yang diciptakan dari api adalah Iblis, yang diazab dengan api ialah Abu Jahal dan yang terpelihara dari api adalah Nabi Ibrahim. Allah s. w. t. berfirman, "Wahai api dinginlah dan selamatkan Ibrahim. " (Al-Anbiya' : 69).

Makhluk yang terbuat dari batu adalah Unta Nabi Sholeh, yang diazab dengan batu adalah tentara bergajah Abrahah dan yang terpelihara dari batu adalah Ashabul Kahfi (penghuni gua).

Sesuatu yang diciptakan Allah dan dianggap perkara besar adalah Tipu Daya wanita, sebagaimana firman Allah s. w. t. ? "Sesungguhnya tipu daya kaum wanita itu sangatlah besar. " (Yusuf : 28).

Adapun pohon yang memiliki 12 ranting setiap ranting mempunyai 30 daun, setiap daun mempunyai 5 buah, 3 di bawah teduhan dan dua di bawah sinaran matahari maknanya : Pohon adalah Tahun, Ranting adalah Bulan, Daun adalah Hari dan Buahnya adalah Solat yang lima waktu, Tiga dikerjakan di malam hari dan Dua di siang hari.

Tiga yang tiada empatnya adalah kesilapan yang dilakukan Nabi Musa a. s ketika Nabi Khidir a. s menenggelamkan sampan, membunuh seorang anak kecil dan ketika menegakkan kembali dinding yang hampir roboh.

Empat yang tiada limanya adalah Taurat, Injil, Zabur dan al-Qur'an.

Lima yang tiada enamnya ialah Solat lima waktu.

Enam yang tiada tujuhnya ialah jumlah hari ketika Allah s. w. t. menciptakan makhluk.

Tujuh yang tiada Lapannya ialah Langit yang tujuh lapis. Allah s. w. t. Berfirman, "Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. Kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Rabb Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang. " (Al-Mulk : 3).

Lapan yang tiada sembilannya ialah Malaikat pemikul Arsy AR-Rahman. Allah s. w. t. Berfirman, "Dan malaikat-malaikat berada di penjuru-penjuru langit. Dan pada Hari itu Lapan orang malaikat men-junjung 'Arsy Rabbmu di atas (kepala) mereka. " (Al-Haqah : 17).

Sembilan yang tiada sepuluhnya adalah mu'jizat yang diberikan kepada Nabi Musa yaitu : tongkat, tangan yang bercahaya, angin topan, musim paceklik, katak, darah, kutu dan belalang. *

Sesuatu yang tidak lebih dari sepuluh ialah Kebaikan. Allah s. w. t. Berfirman, "Barang siapa yang berbuat kebaikan maka untuknya sepuluh kali lipat. " (Al-An'am : 160).

Sebelas yang tiada dua belasnya ialah jumlah Saudara-Saudara Nabi Yusuf a. s.

Dua belas yang tiada tiga belasnya ialah Mu'jizat Nabi Musa yang terdapat dalam firman Allah, "Dan (ingatlah) ketika Musa memohon air untuk kaumnya, lalu Kami berfirman, 'Pukullah batu itu dengan tongkatmu. ' Lalu memancarlah daripadanya dua belas Mata air. " (Al-Baqarah : 60).

Tiga belas yang tiada empat belasnya ialah jumlah Saudara Nabi Yusuf ditambah dengan ayah dan ibunya.

Adapun sesuatu yang bernafas namun tidak mempunyai roh adalah waktu Subuh. Allah s. w. t. ber-firman, "Dan waktu subuh apabila fajarnya mulai menyingsing. " (At-Takwir : 18).

Kuburan yang membawa isinya adalah Ikan yang menelan Nabi Yunus a. s.

Mereka yang berdusta namun masuk kedalam surga adalah saudara-saudara Nabi Yusuf, yakni ketika mereka berkata kepada ayahnya, "Wahai ayah kami, sesungguhnya kami pergi berlumba-lumba dan kami tinggalkan Yusuf di dekat barang-barangkami, lalu dia dimakan serigala. " Setelah kedustaan terungkap, Yusuf berkata kepada mereka, " tak ada cercaan terhadap kamu semua. " Dan ayah mereka Ya'qub berkata, "Aku akan memohonkan ampun bagi muka pada Rabbku. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang . " (Yusuf :98)

Sesuatu yang diciptakan Allah namun tidak Dia sukai adalah suara Keldai. Allah s. w. t. berfirman, "Sesungguhnya sejelek-jelek suara adalah suara keldai. " (Luqman : 19).

Makhluk yang diciptakan Allah tanpa bapa dan ibu adalah Nabi Adam, Malaikat, Unta Nabi Sholeh dan kambing Nabi Ibrahim.

Makhluk yang diciptakan dari api adalah Iblis, yang diazab dengan api ialah Abu Jahal dan yang terpelihara dari api adalah Nabi Ibrahim. Allah s. w. t. berfirman, "Wahai api dinginlah dan selamatkan Ibrahim. " (Al-Anbiya' : 69).

Makhluk yang terbuat dari batu adalah Unta Nabi Sholeh, yang diazab dengan batu adalah tentara bergajah Abrahah dan yang terpelihara dari batu adalah Ashabul Kahfi (penghuni gua).

Sesuatu yang diciptakan Allah dan dianggap perkara besar adalah Tipu Daya wanita, sebagaimana firman Allah s. w. t. ? "Sesungguhnya tipu daya kaum wanita itu sangatlah besar. " (Yusuf : 28).

Adapun pohon yang memiliki 12 ranting setiap ranting mempunyai 30 daun, setiap daun mempunyai 5 buah, 3 di bawah teduhan dan dua di bawah sinaran matahari maknanya : Pohon adalah Tahun, Ranting adalah Bulan, Daun adalah Hari dan Buahnya adalah Solat yang lima waktu, Tiga dikerjakan di malam hari dan Dua di siang hari.

Paderi dan para hadirin merasa takjub mendengar jawapan pemuda Muslim tersebut. Kemudian pemuda itu pun mula hendak pergi. Namun dia mengurungkan niatnya dan meminta kepada paderi agar menjawab satu pertanyaan saja. Permintaan ini disetujui oleh paderi.

Pemuda ini bertanya,

"Apakah kunci syurga itu?"

Mendengar pertanyaan itu lidah paderi menjadi kelu, hatinya diselimuti keraguan dan rupa wajahnya pun berubah. Dia berusaha menyembunyikan kebimbangannya, namun tidak berhasil. Orang-orang yang hadir di gereja itu terus mendesaknya agar menjawab pertanyaan tersebut, namun dia cuba mengelak.

Mereka berkata, "Anda telah melontarkan 22 pertanyaan kepadanya dan semuanya dia jawab, sementara dia hanya memberi cuma satu pertanyaan namun anda tidak mampu menjawabnya! "

Paderi tersebut berkata, "Sesungguhnya aku tahu jawapannya, namun aku takut kalian marah. "

Mereka menjawab, "Kami akan jamin keselamatan anda. "

Paderi pun berkata,

"Jawapannya ialah Asyhadu An La Ilaha Illallah Wa Wa Asyhadu Anna Muhammadar Rasulullah. "

Lantas paderi dan orang-orang yang hadir di gereja itu terus memeluk agama Islam. Sungguh Allah telah menganugerahkan kebaikan dan menjaga mereka dengan Islam melalui tangan seorang pemuda Muslim yang bertakwa.

(Kisah tersebut dipetik dan disusun dari Mausu'ah al-Qishash al-Waqi'ah)

cerita sebenar diyakini dari pengalaman seorang tokoh Sufi Islam Abu Yazid Al-Busthami, terdapat versi lain yang mengandungi 50 soalan paderi Kristian tersebut

Saudara dan saudari sekalian!

Kami telah berikan anda apakah Kunci-Kunci Syurga Itu 'The Keys Of Kingdom Of Heaven'. . .

Rahsia yang diabadikan pada lencana Paus Vatikan dan dibawa ke mana-mana oleh beliau.

Inilah rahsia yang tersembunyi pada The Crossed Key.

Orang-orang yang sesat di kalangan Kristian langsung tidak tahu rahsia ini, kerana rahsia asal telah dimusnahkan semasa era Paulus dan selepas persidangan Nicea yang menyaksikan kitab Injil diseleweng secara besar-besaran dan sejumlah besar manuskrip-manuskrip asli para pengikut Hawariyyun dibakar atau ditanam.

Dua kunci syurga yang selalu umat islam ucapkan di dalam solat mereka.

Miftahul Jannah. . . Inilah dia rahsia yang diucapkan oleh Jesus Christ kepada Peter The Fisherman pada hari yang bertuah itu. Dua baris ayat yang dipadam dengan penuh dengki dan khianat para Yahudi Mason dan Illuminist-Christian yang tidak dapat menerima kehadiran seorang Rasul penutup para Nabi dari kalangan orang-orang Arab.

Pegang dua kunci ini baik-baik. Mereka meletakkan lambang kunci syurga pada pakaian paus tetapi mereka tidak mempunyainya.

Kita mengetahui kunci syurga dan mempunyainya. Jangan hilangkan ia semasa mengadap tuhan di akhirat nanti.

Mari kita berjanji pada tuhan dan diri sendiri. . .

Kita tidak akan hilangkan kunci. . .
kita tidak akan hilangkan kunci. . .

Sedikit rujukan 'Miftahul Jannah' dari sumber Islam

Muaz bin Jabal Radiallahu-Anhu meriwayatkan bahawa Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda yang bermaksud :

“Anak-anak kunci syurga ialah mengakui kalimah La Ilaha Illallah
(Riwayat Imam Ahmad)

Rasulullah bersabda :

"Barangsiapa yang pada akhir kalimatnya mengucapkan "La ilaaha illallah" maka ia dimasukkan kedalam surga"
(HR. Hakim)

Imam Bukhari rahimahullah meriwayatkan dalam Shahihnya, bahawa seorang pernah bertanya kepada Imam Wahab Ibn Munabbih : “ Bukankah Laa ilaaha illallah itu kunci syurga?”

Wahab menjawab : “Benar, akan tetapi tidaklah bagi setiap kunci itu melainkan ia mempunyai gigi. Jika engkau membawa kunci yang bergigi, maka pintu syurga akan di bukakan untukmu, jika tidak maka pintu tak akan di bukakan untukmu”

'Gigi' yang dimaksudkan ialah bukan sekadar menyebut kalimah syahadah tetapi memahaminya serta melaksanakan apa yang dimaksudkan darinya.

Dari Jabir bin Abdullah, ia berkata : Aku mendengar Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda : Zikir yang paling mulia ialah La Ilaha Illallah dan doa yang paling baik ialah Alhamdulillah.
(Riwayat Al-Imam Ibnu Majah)

Dari Abu Hurairah Radiallahu-Anhu, ia berkata : Bersabda Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam :

“Yang akan mencapai kebahagiaan dan keuntungan melalui syafaatku ialah orang yang mengucapkan kalimah La Ilaha Illallah dengan hati yang ikhlas”.
(Riwayat Al-Imam Al-Bukhari)

Dari Zaid bin Arqam Radiallahu-Anhu meriwayatkan bahawa Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda yang maksudnya :

“Barangsiapa yang mengucapkan La Ilaha Illallah dengan ikhlas, dia akan dimasukkan ke dalam syurga. ” Lalu ditanyakan kepada baginda : “Bagaimanakah yang dimaksudkan dengan ikhlas itu? Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda : “Ikhlas itu ialah yang mencegah dari melakukan perbuatan-perbuatan yang haram”.
 (Riwayat Al-Imam At-Thabrani)

Dari Umar Radiallahu-Anhu meriwayatkan bahawa beliau mendengar Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda yang bermaksud :

“Aku mengetahui satu kalimah yang tidaklah seorang hamba pun yang mengucapkannya dan membenarkannya dengan hati kemudian ia mati dengannya melainkan haramlah ke atasnya neraka jahanam. Kalimah itu ialah “La Ilaha Illallah”.
(Riwayat Al-Imam Al-Hakim)

Dari Ibnu Abbas Radiallahu-Anhuma bahawa Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda yang bermaksud :

“Demi yang diriku ditangannya, jika sekiranya segala langit dan bumi dan siapa yang ada padanya dan apa-apa yang ada di antaranya dan apa-apa yang ada di bawahnya diletakkan disebelah dacing dan kalimah La Ilaha Illallah disebelah yang lain, maka dacing kalimah (La Ilaha Illallah) itulah yang lebih berat”.
(Riwayat Al-Imam At-Thabrani)

*Juga diingatkan ketika Nabi Isa a.s berkata kepada Peter, tidaklah baginda bertutur dalam bahasa Arab atau dalam bentuk 100% kalimah syahadah dalam bahasa Arab, tetapi di dalam bahasa Aramaik Kuno yang konsepnya tetap satu iaitu Tiada Tuhan Selain Allah dan Nabi Muhammad itu pesuruh Allah

Dan Nabi Isa sudah tentu maklum tentang kedatangan Nabi Muhammad SAW sesudahnya,

Surah As-Saff : 6

Dan (ingatlah) ketika Isa Putera Maryam berkata :

"Hai Bani Israel, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan kitab (yang turun) sebelumku, yaitu Taurat dan memberi kabar gembira dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad (Muhammad). " Maka tatkala rasul itu datang kepada mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata, mereka berkata : "Ini adalah sihir yang nyata".
(Al-Saff 61 :6)

Sabda Rasullah SAW : Ertinya :

Islam itu tinggi dan tiada yang lebih tinggi darinya.
(Riwayat Bukhari)

Surah Ali 'Imran Ayat 19

Firman Allah :

Sesungguhnya agama (yang diredhai) disisi Allah hanyalah Islam. Tiada berselisih orang-orang yang telah diberi Al Kitab kecuali sesudah datang pengetahuan kepada mereka, karena kedengkian (yang ada) di antara mereka. Barangsiapa yang kafir terhadap ayat-ayat Allah maka sesungguhnya Allah sangat cepat hisab-Nya.
(Ali Imran ayat 19)

Selasa, 24 November 2020

Perbankan Islam - Adakah ia benar bebas dari RIBA?

Tiap-tiap umat Allah turunkan ujian besar sebagai pengukur tahap keimanan dan ketaqwaan kepada Allah. Umat Nabi Lut menghadapi ujian homosek, umat Nabi Ibrahim menghadapi Raja Namrud yang mempertahankan berhala, umat di zaman Nabi Musa menghadapi ujian sihir oleh Firaun, umat di zaman Nabi Isa di uji dengan penyakit dan Nabi Isa diberi mukjizat untuk menyembuhkan penyakit kusta dan buta, dan umat Nabi Muhammad s.a.w ialah kekayaan yang menjerumuskan riba.

Rasulullah s.a.w bersabda yang bermaksud: “Sesungguhnnya bagi setiap umat itu mempunyai ujian dan ujian bagi umatku adalah harta kekayaan.” Riwayat at-Tirmidzi

Dalam Hadis riwayat Abu Daud dan Ibn Majah, Rasulullah s.a.w dilapurkan berkata:
“Sesungguhnya akan datang kepada manusia suatu zaman di mana tidak akan terlepas seorang pun, melainkan akan makan riba, maka sesiapa yang tidak memakannya riba akan terkena juga debu-debu riba itu.”


Definisi Riba

Ditinjau dari ilmu bahasa Arab, riba bermaknakan: Tambahan, tumbuh, dan menjadi tinggi.

Firman Allah Ta'ala berikut merupakan contoh nyata akan penggunaan kata riba dalam pengertian seperti ini:

"Dan kamu lihat bumi ini keringJ kemudian apabila Kami turunkan air diatasnyaJ hiduplah bumi itu dan menjadi tinggi (suburlah) dan menumbuhkan berbagai macam tumbuh- tumbuhan yang indah." (QS.Al-Hajj: 5)

Adapun dalam pemahaman syari'at, maka para ulamak mempunyai pendapat yang berbeza dalam mendefinisikannya, akan tetapi maksud dan maknanya tidak jauh berbeda. Diantara definisi yang boleh mewakili berbagai definisi yang ada ialah:

"Suatu akad/transaksi atas barang tertentu yang ketika akad berlangsung, tidak diketahui kesamaannya menurut ukuran syari'at atau dengan menunda penyerahan kedua barang yang menjadi objek akad atau salah satunya”.

Ada juga yang mendefinisikannya sebagai berikut:

"Penambahan pada komoditi barang dagangan tertentu”.

 

Hukum Riba

Tidak asing lagi bahwa riba adalah salah satu hal yang diharamkan dalam syari'at Islam. Sangat banyak dalil-dalil yang menunjukkan akan keharaman riba dan berbagai sarana terjadinya riba.

Firman Allah Ta'ala berikut adalah salah satu dalil yang nyata-nyata menegaskan akan keharaman praktek riba:

"Hai orang-orang yang beriman) janganlah kamu memakan riba dengan berlipat ganda dan bertakwalah kamu kepada Allah supaya kamu mendapat keberuntungan." ( QS. Ali Imran:130)

Ibnu Katsir ketika menafsirkan ayat ini berkata, Allah Ta'ala melarang hamba-hamba-Nya kaum mukminin dari praktik dan memakan riba yang senantiasa berlipat ganda. Dahulu orang-orang jahiliyyah bila hutang sudah lebih tempoh, mereka berkata kepada yang berhutang, 'Engkau menjelaskan hutangmu atau membayar riba.' Bila ia tidak menjelaskannya, maka pemberi hutangpun menundanya dan orang yang berhutang menambah jumlah pembayarannya. Demikianlah setiap tahun; sehingga hutang yang sedikit menjadi berlipat ganda besar jumlahnya. Dan pada ayat ini Allah Ta'alamemerintahkan hamba-Nya untuk senantiasa bertakwa agar mereka selamat di dunia dan di akhirat.

Pada ayat lain, Allah Ta'ala berfirman:

"Orang-orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan syaithan lantaran (tekanan) penyakit gila. Keadaan mereka yang demikian itu, adalah disebabkan mereka berkata (berpendapat), sesungguhnya jual beli itu sama dengan riba. Allah telah menghalalkan perniagaan dan mengharamkan riba. Orang-orang yang telah sampai kepadanya larangan dari Rabbnya, lalu terus berhenti (dari mengambil riba), maka baginya apa yang telah diambilnya dahulu (sebelum datang larangan), dan urusannya (terserah) kepada Allah. Orang yang mengulangi (mengambil riba), maka orang itu adalah penghuni-penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya. Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang senantiasa berbuat kekafiran/ingkar, dan selalu berbuat dosa. Sesungguhnya orang-orang yang beriman, mengerjakan amal shalih, mendirikan shalat dan menunaikan zakat, mereka mendapat pahala di sisi Rabbnya. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati. Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan tinggalkan sisa riba (yang belum dipungut) jika kamu orang-orang yang beriman. Maka jika kamu tidak mengerjakan (meninggalkan sisa riba) maka ketahuilah bahwaAllah dan Rasulnya akan memerangimu. Dan jika kamu bertaubat (dari pengambilan riba), maka bagimu pokok hartamu, kamu tidak menganiaya dan tidak (pula) dianiaya." (QS. Al-Baqarah: 275-279)


Ancaman Allah Terhadap Pelaku Riba

Ancaman bagi orang yang tetap menjalankan praktek riba setelah datang kepadanya penjelasan dan setelah ia mengetahui bahwa riba diharamkan dalam syari'at Islam,

akan dimasukkan ke neraka. Bahkan bukan sekedar masuk kedalamnya, akan tetapi dinyatakan pada ayat diatas bahwa "ia kekal di dalamnya."

Allah Ta'ala mensifati pemakan riba sebagai

"Orang yang senantiasa berbuat kekafiran/ingkar, dan selalu berbuat dosa."

 Ibnu Katsir berkata, "Sesungguhnya pemakan riba tidak rela dengan pembagian Allah untuknya, berupa rezki yang halal, dan merasa tidak cukup dengan syari'at Allah yang telahmembolehkan untuknya berbagai cara mencari penghasilan yang halal. Oleh karenanya, ia berusaha untuk mengambil harta orang lain dengan cara-cara yang bathil, yaitu dengan berbagai cara yang buruk. Dengan demikian sikapnya merupakan pengingkaran terhadap berbagai kenikmatan, dan amat zhalim lagi berlaku dosa, yang senantiasa memakan harta orang lain dengan cara-cara yang bathil."

Ibnu Qayyim al-Jauziyyah berkata, "Allah Yang Maha Suci telah menyebutkan sikap seluruh manusia dalam hal harta benda pada akhir surat AI-Baqarah, yaitu terbagi menjadi tiga bahagian: Adil, zhalim, dan keutamaan. Keadilan berupa akad jual beli, zhalim berupa perbuatan riba, dan keutamaan berupa sedekah. Kemudian Allah memuji orang-orang yang bersedekah dan menyebutkan pahala mereka, Dia mencela pemakan riba dan menyebutkan hukuman mereka, dan Dia membolehkan jual beli serta hutang piutang hingga tempoh yang telah ditentukan."

Dan diantara dalil dari hadits-hadits Nabi s.a.w yang menunjukkan akan haramnya riba, ialah hadits berikut:

Dari sahabat ]abir r.a , ia berkata, "Rasulullah s.a.w telah melaknati pemakan riba , orang yang memberikan/membayar riba (nasabah), penulisnya (sekretarinya), dan juga dua orang saksinya." Dan beliau juga bersabda, "Mereka itu sama dalam hal dosanya." (HR. Muslim)

Orang yang dilaknat ialah orang yang dijauhkan atau didoakan agar dijauhkan dari kerahmatan Allah Ta'ala. Agar kita semua semakin memahami tentang betapa besarnya dosa memakan harta riba, maka saya mengajak pembaca untuk merenungkan sabda Rasulullah s.a.w berikut, yang menjelaskan kadar dosa memakan harta riba:

"(Dosa) riba itu memiliki tujuh puluh dua pintu, yang paling ringan ialah semisal dengan (dosa) seseorang yang menzinai ibu kandungnya sendiri. Dan sesungguhnya riba yang paling besar ialah seseorang yang melangggar kehormatan/harga diri saudaranya." (HR. Ath-Thabrani dan lainnya serta disahihkan oleh Al-Albani)

Karena hukum dan dosa riba demikian besarnya, maka sudah semestinya wajib atas setiap orang Islam untuk memahaminya dan mengetahui berbagai transaksi yang tergolong kedalamnya, agar tidak tergelincir dalam perbuatan dosa besar ini. Lebih-lebih lagi pada zaman sekarang, dimana sikap tamak untuk mengaut harta telah menguasai kebanyakan manusia.

Betapa besarnya dosa riba ini hinggakan Allah dan RasulNya mengisytiharkan perang keatas pengamal riba.

Sahabat nabi Ibnu 'Abbas r.a menjelaskan maksud ini dengan berkata, "Yakinilah (wahai para pemakan riba) bahwa Allah dan Rasul-Nya pasti memerangi kalian."

Pada riwayat lain beliau berkata, "Kelak pada hari kiamat, akan dikatakan kepada pemakan riba: Ambillah senjatamu untuk berperang (melawan Allah dan Rasul-Nya)."

Ibnul Qayyim berkata, "Allah Ta'ala menekankan hukum keharaman riba dengan suatu hal yang paling berat dan keras, yaitu berupa peperangan pemakan riba melawan Allah dan Rasul-Nya, Allah Ta'ala berfirman:

"Jika kamu tidak mengerjakan (meninggalkan sisa riba) maka ketahuilah bahwa Allah dan Rasulnya akan memerangimu." (QS. Al-Baqarah: 279)

Pada ancaman ini, dinyatakan bahwa pemakan riba adalah orang yang memerangi Allah dan Rasul-Nya, sebagaimana Allah juga telah mengumandangkan peperangan dengannya. Ancaman semacam ini tidak pernah ditujukan kepada pelaku dosa besar selain memakan riba yang berupaya membuat kerusakan di muka bumi. Hal ini dikarenakan masing-masing dari keduanya sedang berupaya membuat kerusakan di muka bumi.  Pemakan riba berbuat kerusakan dengan sikapnya yang enggan memudahkan kesusahan orang lain, melainkan dengan cara membebankan kepada mereka kesusahan yang lebih berat. Allah mengisytiharkan kepada pemakan riba peperangan dari-Nya dan dari RasulNya.

 

Fractional Reserve Banking (FRB)

Fractional Reserve Banking (FRB) merupakan asas sistem kewangan dunia kini adalah tunjang kepada meluasnya amalan Riba-Kapitalis. Oleh kerana perbankan Islam di Malaysia tertakluk kepada kawalan Bank Negara di bawah Akta Bank Islam 1983, maka adalah Bank Islam juga mengamalkan dasar Riba-Kapitalis ini.

Berikutan berkuburnya perjanjian Bretton Woods pada 1971 apabila Amerika Syarikat membebaskan dollar dari bergantung kepada emas dan menjadikan dollar matawang kertas fiat sepenuhnya, nilainya hanyalah di sokong oleh janji kerajaan federal. Dari penggunaan wang kertas fiat inilah menghasilkan konsep FRB.

Fractional Reserve Banking secara mudahnya adalah pihak bank hanya perlu mengekalkan pecahan kecil sahaja duit penyimpan sebagai rezab, manakala yang selebihnya digandakan dan diberi sebagai pinjaman dan dikenakan lagi bunga (bank islam di istilahkan untung). Sebab inilah agaknya golongan Riba-Kapitalis amat menentang perlaksanaan hukum hudud yang menakutkan pencuri, kerana tanpa pencuri rakyat tidak takut untuk menyimpan di rumah dan bank-bank tidak berpeluang mencetak wang gandaan yang baru! Penciptaan matawang melalui sistem FRB ini sebenarnya mengadakan keadaan kuasa membeli atas angin yang menimbulkan ketidak adilan didalam pemilikan harta benda dan menyebabkan inflasi,seterusnya  kenaikan harga barang akan ditanggung oleh rakyat akibat kesan faedah (interest/riba) yang terbina didalam wang kertas.

Kadar pecahan (FRB) ditentukan oleh bank pusat dan istilahkan sebagai statutory reserve requirement (SRR). Di Malaysia, kadar SRR terbaru yang dikeluarkan oleh Bank Negara Malaysia untuk perbankan Islam pada 2 April 2011 adalah minimum 2% daripada jumlah simpanan. Keperluan simpanan rezab adalah nisbah simpanan yang mesti disediakan oleh pihak bank bagi keperluan pengeluaran simpanan oleh pelanggan. Di bawah system ini, simpanan wang yang asalnya RM1,000 sebagai contoh, membolehkan pihak bank meningkatkan simpanan kepada kadar maksimum RM50,000 (iaitu RM1,000 bahagi dengan kadar SRR sebanyak 2%). Penciptaan wang baharu ini yang laksanakan melalui kaedah mengadakan pinjaman sebenarnya adalah mainan perakaunan yang tidak perlu melibat duit sebenar. Inilah juga menjadi amalan dalam system perbankan islam yang mengukuhkan lagi kewangan Riba-Kapitalis ini. Ini bermakna bahawa pembiayaan bank Islam didasarkan pada wang pinjaman bank yang mereka tidak miliki samada wang tunai ataupun simpanan emas. 

Inilah isu yang amat berat perlu dibincangkan dan di tangani oleh ulamak-ulamak perbankan dalam pembiayaan Islamik (dan juga dalam konsep konvensional) ialah isu yang melibatkan bagaimana duit dihasilkan oleh bank Islam. Ulamak-ulamak perbankan inilah yang menjadi barisan hadapan mempertahan dasar-dasar yang jelas menyeleweng ini, apakah mereka terlalu bijak ataupun jahil dalam asas-asas sistem kewangan. Apakah mereka mendapati habuan yang amat lumayan hingga lupa akan ancaman perang yang Allah isytiharkan terhadap perbuatan riba.

Semua bank Islam menghasilkan wang apabila mereka memberikan pinjaman atau pembiayaan. Sebagai contohnya, apabila bank Islam membiayai sebuah rumah yang berharga RM250,000, ia hanya menghasilkan wang melalui akaun semata-mata. Duit pendeposit tidak akan ditolak apabila RM250,000 itu dibayar oleh pihak bank kepada pembeli ataupun pemaju.

Sudah tentu ini akan mewujudkan inflasi.Kebanyakan inflasi dalam ekonomi disebabkan penghasilan wang secara percuma, berbanding dengan kekurangan bekalan. Inflasi pnghasilan wang baru ini akan mengakibatkan cukai ke atas orang ramai dengan merampas kuasa membeli simpanan mereka. Namun, ulama Syariah hanya mendiamkan diri, tiada berkata apa-apa tentang penghasilan wang ini. Penghasilan wang baru ini sudah tentu seperti mencuri kekayaan negara.

Jika seseorang meminjam RM1,000 pada kadar faedah 10 peratus, orang tersebut perlu memulangkan kembali sebanyak RM1,100. Kadar faedah yang dikenakan sebanyak RM100 dikatakan sebagai riba atau memakan riba yang telah ditetapkan terlebih dahulu, diperolehi tanpa mengambil apa-apa risiko. Tetapi bagaimana jika RM1,000 itu tidak menghasilkan apa-apa? Ia juga bukan menghasilkan kuasa pembeli yang percuma tanpa risiko 'negatif'? Malah, jika 10 kali ganda kadar faedah, bukankah ini dianggap sebagai riba yang hebat?

Oleh itu, menjalankan pembiayaan Islamik ini yang diberikan berbagai-bagai nama seperti Bai’ Bithaman 'Ajil, Bai’ Murabahah, Musharakah Mutanaqisah, dengan wang yang dihasilkan secara percuma oleh sistem bank ini harus dipersoalkan. Kita berharap ulamak perbankan yang bijak pandai itu perlu menjelaskan perihal yang sebenar terhadap system kewangan perbankan Islam yang di amalkan di sini kepada umat Islam atau bersedialah menghadapi perang yang diistiharkan oleh Allah dan Rasul!

Kesan Terhadap Hakmilik dari system FRB

Kesan pemilikan daripada FRB boleh dihuraikan sebagai berikut. Pertimbangkan seorang pengusaha mendekati bank dengan rancangan perniagaan, mencari pinjaman perniagaan untuk membeli tanah, bangunan, mesin dan lain-lain keperluan. Apabila lulus, bank mencipta wang baru melalui FRB dan pinjaman itu diberikan ke pengusaha dengan kadar untung tertentu. Perbankan Islam akan menggunakan  wang baru dibuat untuk membeli aset dan menjualnya kembali kepada pengusaha dengan membuat keuntungan. Implikasi adalah sebagai berikut. Pengusaha itu menggunakan pinjaman wang untuk membeli tanah, bangunan dan mesin yang dia inginkan. Dia sekarang mempunyai aset tersebut. Sekarang persoalannya adalah; Pada awalnya, baik bank maupun pengusaha, tidak memiliki aset. Bahkan bankpun pada awalnya tidak punya mempunyai wang. Tapi pengusaha dan bank menjadi pemilik asset tersebut selepas mencipta wang atas angin, melalui proses FRB. Dari perspektif ekonomi sebenar, setiap pindah milik aset, yang bukan hadiah, atau juga warisan, mestilah di beri pampasan. Jika demikian, siapa yang kemudian membayar untuk pembelian asset tersebut? Perhatikan bahawa pengenalan wang baru telah membolehkan pemilikan aset. Namun sekarang lebih banyak wang ada dalam sistem ekonomi dari sebelumnya. Inilah caranya inflasi dicipta. Akibatnya matawang kertas yang kita pegang ini sekarang sudah kurang kuasa beli kerana inflasi yang dicipta ini. Sudah tentu jumlah kuasa beli sebenar kita akan hilang dalam ekonomi bersamaan dengan nilai aset yang dipindahkan kepada pengusaha dan bank!

Oleh kerana itu inflasi merupakan fenomena kewangan, iaitu akibat pertambahan bekalan wang, secara tidak disedari ia merupakan 'cukai' terhadap ekonomi, cukai tersembunyi samada untuk orang kaya atau miskin. Sesungguhnya ia menepati istilah riba yang sebenarnya iaitu mengambil memakan harta secara bathil. 

"Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kamu makan (gunakan) harta-harta kamu sesama kamu dengan jalan yang salah (tipu, judi dan sebagainya), kecuali dengan jalan perniagaan yang dilakukan secara suka sama suka di antara kamu, dan janganlah kamu berbunuh-bunuhan sesama sendiri. Sesungguhnya Allah sentiasa Mengasihani kamu." (An-Nisaa' 4:29)

Dari perspektif Islam, apakah itu dibenarkan bahawa bank mengambil pemilikan aset seseorang dan meminjamkan kembali kepada seseorang lain untuk tujuan perusahaan atau kegunaan, setiap kali adanya seseorang memerlukan aset tersebut? Misalnya, ketika seseorang perlu rumah,bank mencipta wang baru dan menggunakannya untuk memiliki rumah tersebut dan pinjaman itu kepada diberikan kepada pelanggan dengan dikenakan bunga atau pengambilan untung dalam kes pembiayaan Islam? Ini jelas melanggar prinsip-prinsip pemilikan dalam Islam. Ini adalah sama dengan mencuri, iaitu mengambil pemilikan aset milik orang lain tanpa pengetahuan dan kebenaran mereka. Ia bahkan dapat disebut sebagai lebih buruk daripada mencuri kerana Dalam kecurian, pencuri mengambil risiko ditangkap dan dihukum. Namun, di bawah system perbankan kecurian dilakukan di dalam undang-undang dan kerananya FRB boleh disebut sebagai ‘pencuri yang di lindungi undang-undang’. Unsur-unsur riba amatlah nyata kerana itu adalah kuasa beli dicipta atas angin, tanpa sebarang pekerjaan atau tidak menanggung sebarang risiko. Jelas amat bertentangan dengan Al-Quran ayat Al Baqarah bahawa umat Islam diperintah untuk tidak memakan harta orang lain dengan tipu-daya.

"Dan janganlah kamu makan (atau mengambil) harta (orang-orang lain) di antara kamu dengan jalan yang salah, dan jangan pula kamu menghulurkan harta kamu (memberi rasuah) kepada hakim-hakim kerana hendak memakan (atau mengambil) sebahagian dari harta manusia dengan (berbuat) dosa, padahal kamu mengetahui (salahnya)." (Al-Baqarah 2:188)

 

Perbankan Islam Tidak Ambil Risiko Menanggung Kerugian

Ditinjau dari tujuannya, berbagai transaksi yang dilakukan oleh manusia dapat kita bagi menjadi tiga bahagian:
Transaksi yang bertujuan untuk mencari keuntungan seperti jual beli, sewa-menyewa, mudharabah dan lain-lain. Transaksi yang bertujuan memberikan pertolongan dan meringankan kesusahan orang lain seperti hutang-piutang, peminjaman barang, berniaga, hibah dan lain-lain.Transaksi yang bertujuan memberikan jaminan kepada pihak lain bahwa haknya tidak akan hilang seperti gadaian, jaminan dan lain-lain.

Akad jenis kedua, biasanya terjadi antara orang yang sedang dalam kesusahan sehingga ia perlukan pertolongan orang lain yang mempunyai harta benda atau lainnya. Pada keadaan seperti ini, Islam mengajarkan kepada umatnya untuk tidak menangguk dalam air keruh. Bahkan bukan sekadar melarang, Islam juga menganjurkan umatnya untuk memberi bantuan kepada orang yang memerlukan.

Seperti hadis yang diriwayatkan oleh Muslim, Rasulullah s.a.w bersabda,

"Dan Allah akan senantiasa menolong seorang hamba, selama ia menolong saudaranya.”

Dalam hal berhutang, Allah Ta'ala berfirman:

 "Dan jika (orang berhutang itu) dalam kesukaran maka berilah tangguh sampai dia berkelapangan. Dan menyedekahkan (sebagian atau semua hutang) itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui." (QS. Al-Baqarah: 280)

Ibnu Taimiyyah berkata,

"Pada asalnya tidaklah ada orang yang sudi untuk bertransaksi dengan cara riba, selain orang yang sedang dalam kesusahan. Jika tidak, seseorang yang telah senang tidak rela untuk membeli barang harga 1000 dengan harga 1200 secara hutang, bila ia memang tidak memerlukan wang 1000 tersebut. Orang yang rela untuk membeli barang dengan harga yang melebihi harga semestinya orang yang dalam kesusahan. Sehingga perbezaan antara harga tunai dan harga kredit adalah kezaliman kepada orang yang sedang mengalami kesusahan... Dan Riba benar-benar terwujud padanya akibat kezaliman kepada orang yang sedang kesusahan. Sebab itulah, riba sebagai lawan dari sedekah. 

Allah tidaklah membebaskan orang-orang kaya, sehingga mereka menolong orang-orang fakir karena itulah kemaslahatan orang kaya dan juga fakir dalam urusan agama. Dengan alasan yang sangat mulia ini, syariat Islam mengharamkan setiap keuntungan yang didapati dari pinjaman hutang, dan menyebutnya sebagai riba. Oleh karenanya para ulama menegaskan hal ini dalam sebuah kaidah yang sangat masyhur dalam ilmu fiqih, yaitu:

“Setiap piutang yang mendatangkan kemanfaatan/keuntungan, maka itu adalah riba.”

Imam Asy-Syairazi asy-Syafi'i berkata, "Tidak dibenarkan setiap pinjaman hutang yang mendatangkan manfaat/keuntungan. Misalnya ia menghutangi orang lain 1000 (dinar), dengan syarat  penghutang menjual rumahnya kepada pemberi hutang, atau mengembalikannya dengan kepingan dinar yang lebih baik atau lebih banyak, atau menuliskan surat jaminan sehingga ia diuntungkan dalam wujud rasa aman selama di perjalanan.

Diriwayatkan dari sahabat Ubay bin Ka'ab, Ibnu Mas'ud dan Ibnu 'Abbas r.a bahawa mereka semua melarang setiap hutang yang mendatangkan manfaat karena hutang adalah suatu akad yang bertujuan untuk memberikan pertolongan, sehingga bila pemberi hutang mensyaratkan suatu manfaat, maka akad hutang telah keluar dari tujuan utamanya."

Muhammad Nawawi al-Bantaani berkata, "Tidak dibenarkan untuk berhutang wang atau lainnya bila disertai persyaratan yang mendatangkan keuntungan bagi pemberi hutang misalnya dengan syarat, pembayaran lebih atau dengan barang yang lebih bagus dari yang dihutangi. Hal ini berdasarkan ucapan sahabat Fudhalah bin 'Ubaid r.a:

“Setiap hutang yang mendatangkan kemanfaatan maka itu adalah riba.”

Maksudnya setiap piutang yang dipersyaratkan padanya suatu hal yang akan mendatangkan kemanfaatan bagi pemberi piutang maka itu adalah riba. Bila ada orang yang melakukan hal itu, maka akad hutang-piutangnya batal, bila persyaratan itu terjadi pada saat akad berlangsung."

Dari penjelasan diatas, dapat disimpulkan bahwa setiap keuntungan dalam hutang piutang, baik berupa materi atau jasa atau yang lainnya adalah haram, karena itu semua adalah

riba. Bukan hanya mengharamkan riba, Islam juga membuka pintu-pintu kebaikan dan amal shalih, yaitu dengan menganjurkan umatnya untuk menunda atau memaafkan haknya, 

Allah Ta'ala berfirman:

"Dan bila orangyang berhutang itu dalam kesusahan maka berilah tangguh sampai di berkelapangan. Dan menyedekahkan (sebagian atau semua hutang) itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui." (QS.Al-Baqarah: 280)

Untuk sedikit mengetahui betapa besarnya pahala yang akan didapatkan oleh orang yang memberikan pertolongan kepada orang yang sedang kesusahan, maka saya mengajak pembaca untuk kembali merenungkan kisah berikut:

Sahabat Hudzaifah r.a menuturkan: Rasulullah s.a.w bersabda, "(Pada hari kiamat kelak) Allah mendatangkan salah seorang hamba-Nya yang pernah Dia beri harta kekayaan, kemudian Allah bertanya kepadanya, Apa yang engkau lakukan ketika di dunia? (Dan mereka tidak dapat menyembunyikan dari Allah suatu kejadian) Ia pun menjawab, Wahai Rabbku, Engkau telah mengaruniakan kepadaku harta kekayaan, dan aku berjual beli dengan orang lain, dan kebiasaanku (akhlaqku) adalah senantiasa memudahkan, aku meringankan (tagihan) orang yang mampu dan menunda (tagihan kepada) orang yang tidak mampu, Kemudian Allah berfirman, 'Aku lebih berhak untuk melakukan ini daripada engkau, mudahkanlah hamba-Ku ini."  (Muttafaqun 'alaih)

Betapa indahnya syariat Islam dan betapa mulianya akhlaq seseorang yang benar-benar mengamalkan ajaran agama Allah. Jika beranjak dari hati yang jernih dan obyektif kita mau merenungkan syariat Islam yang berkaitan dengan hutang piutang ini, niscaya kita akan sampai pada keyakinan bahwa syariat ini adalah syariat yang benar-benar datang dari Allah Ta'ala.

Setelah meneliti beberapa hadis Rasulullah s.a.w dan pandangan ulamak-ulamak yang muktabar apakah kaedah perbankan Islam memenuhi kehendak syariat Islam yang di anjurkan oleh Rasulullah s.a.w atau untuk memberikan pertolongan kepada orang yang susah untuk mematuhi perintah Allah didalam al quran? Setakat ini peranan bank Islam adalah jelas mengaut keuntungan semata-mata meneruskan dasar Riba-Kapitalis. Hal ini adalah kerana perbankan Islam tidak akan menanggung sebarang risiko kerugian seperti termaktub didalam perjanjian dengan peminjam. Bila peminjam mengalami kerugian, walaupun tanpa disengaja, niscaya kita dapati perbankan segera menghantar surat tuntutan untuk mengambil tindakan mahkamah, untuk mendapatkan kembali keseluruhan modal yang dikeluarkan berserta dengan tambahan bunga tanpa kurang walau sedikit, bahkan pasti pula di tambah dengan berbagai-bagai yuran kononnya bayaran pentadbiran. Hal ini menjadi indikasi bahwa akad antara perbankan dengan peminjamnya sebagai pengusaha bukanlah mudharabah akan tetapi hutang-piutang berunsur riba walaupun di hias dengan berbagai-bagai istilah. Para ulama dari berbagai mazhab telah menegaskan bahwa pemilik modal tidak dibenarkan untuk mensyaratkan agar pengusaha memberikan jaminan seluruh atau sebahagian modalnya. Sehingga apa yang diterapkan pada perbankan Islam, iaitu mewajibkan atas pengusaha untuk mengembalikan seluruh modal bila terjadi kerugian adalah persyaratan yang bathil.


Kesimpulan

Kita sama-sama menyeru kepada golongan bijak pandai didalam kewangan Islam supaya menjelaskan perkara yang sebenarnya kepada umat Islam tentang perbankan Islam setakat ini yang mengamalkan system FRB untuk mengembangkan dana mereka yang jelas merupakan tunjang kepada Riba-Kapitalis. Ulamak-ulamak perbankan ini sepatutnya malu kepada Yahudi kerana mereka mengesahkan kaedah kapitalis ini keatas umat Islam, sekurang-kurangnya Yahudi mengharamkan transaksi riba sesama mereka tapi selain Yahudi mereka jalankan dengan penuh tipu daya. Perbankan Islam menguar-uarkan berbagai instrument padahal kaedah asas perbankan sama-sekali tidak berubah dari system Riba-Kapitalis.

** Updates - Beberapa video penjelasan beberapa Ustaz mengenai hal ini




Part 2 : Dua Rahsia Sulit Terbesar

The Keys of Kingdom of Heaven


Rahsia Dua Kunci Bersilang

Lambang di atas adalah tanda kebesaran dan lencana bagi Paus Vatikan sebagai Ketua Kristian aliran Katolik dan pemerintah negara Vatikan. Ia terdiri daripada tiga mahkota kecil yang disebut 'Triple Tiara', salib emas di atasnya dan 'Crossed Key' iaitu lambang dua kunci bersilang; satu berwarna emas dan satu berwarna perak. Ini adalah lambang kemegahan rasmi bagi siapa yang menduduki kerusi Paus Vatikan.

Bagi penganut Kristian yang kurang peka tidak mahu mengkaji, tiada apa-apa yang istimewa dari lencana Paus ini. Tetapi bagi para pengikut Illumination peringkat tertinggi, lambang ini mengandungi rahsia yang amat berbahaya dan perlu dijaga. Rahsia yang amat terpendam beribu tahun. Rahsia yang hanya dapat dibaca dalam manuskrip-manuskrip asli dan kuno berasal dari catatan-catatan para pengikut awal Hawariyyun (The Twelve Apostles) yang berkelana keluar dari Galilee, Antokiah (Antioch) dan kawasan-kawasan sekitar Palestin ke arah Eropah dan Afrika. Manuskrip-manuskrip ini ada yang dibakar dan rahsia yang terkandung di dalamnya disenyapkan oleh para Paderi beribu-ribu tahun, namun demikian ada di antara mereka yang dibukakan hatinya oleh Tuhan untuk menyebarkan rahsia ini dari mulut ke mulut, menulisnya dalam tulisan-tulisan, melakarkannya dalam lukisan-lukisan, mengukirnya pada ukiran-ukiran; mereka menyembunyikannya dalam kod-kod rahsia, petunjuk-petunjuk dan katakunci-katakunci yang dibuat khusus untuk mereka yang dapat memahaminya.

Apakah rahsia yang amat berbahaya,yang terkandung di dalam lambang Paus ini??

Petunjuk di dalam Dua Kunci Bersilang

“Every great truth begins as a blasphemy.” - Bernard Shaw

Rahsia ini sememangnya tidak diketahui oleh penganut Kristian khususnya aliran Katolik yang menjadi mangsa 'pendoktrinan palsu' oleh para Elit dalam 'secret societies' yang mengawal dunia Kristian seluruhnya. Mereka sebenarnya hanya mengikut sahaja apa jua telunjuk kelompok rahsia ini dalam menentukan imej yang bagaimana harus dihiaskan kepada Kristian. Sehingga para Paus sendiri tidak terlepas dari kawalan kelompok rahsia ini. Sebab itu ada yang mati diracun atau digulingkan dari takhta Paus kerana berdegil tidak mematuhi perintah para Mason peringkat Cahaya Iblis Terutama. Para Biskup dan Kardinal yang menjadi pemakan rasuah atau diugut adalah perkara biasa dalam politik Vatikan. Apa yang anda ingin buat jika anda dapat mengawal satu institusi yang mempunyai pengikut berbilion manusia? Ini adalah kuasa yang amat hebat, dan inilah yang terjadi kepada dunia Kristian hari ini. Amat bodohlah The AntiChrist jika mengabaikan institusi Katolik dalam merangka pelbagai pelan untuk menakluk dunia. Kristian adalah mangsanya yang utama untuk menghadapi para pengikut muhammad yang digeruninya.

Dunia Kristian harus dikawal sebaiknya. Jika tidak, dikhuatiri mereka akan terbaca ajaran-ajaran suci yang sebenar dari Jesus (Isa AS) dan beramai-ramai mencari agama yang diredhai oleh Allah s.w.t. Sebab itu siapa yang menjadi Kardinal dan Paus adalah penting bagi The AntiChrist .Amat penting. Sepenting mencari siapakah Imam Mahadi. Ini adalah lanjutan dari Dua Rahsia Sulit Terbesar. Rahsia sulit yang hanya diketahui oleh Paus dan paderi-paderi yang terpilih atau rahib-rahib Katolik yang menjadi hamba peringkat tinggi Illumination of AntiChrist & Azazel.

Ini adalah dua kunci rahsia yang memimpin anda kepada Dua Rahsia Sulit Terbesar. Dua kunci ini adalah kunci-kunci yang dipegang erat oleh Paus atas arahan Church of Lucifer supaya jangan diketahui oleh para pengikut Kristian yang kurang peka. Sudah tentu anda ingin tahu dan ingin melihat kunci-kunci rahsia ini. Sudah tentu anda ingin tahu apakah petunjuk di dalam Dua Kunci Bersilang; The Papal Crossed Key yang penuh rahsia itu.

Kami akan memberikan kepada anda. Jika anda dapat memegang kunci-kunci bersilang ini, kami akan membawakan anda ke Pintu Sebelah Timur Sistine Chapel of Blessed Azazel, untuk membuka ruang khalwat Iblis Laknatullah The Watcher Lucifer. Pada ketika-ketika tertentu Sang Iblis pasti mengalirkan airmatanya mengenangkan masa-masa dia terbang bebas di dalam kerajaan Tuhan, Kingdom Of Heaven dan bergurau senda dengan para Malaikat 'Angels' yang amat cantik diperbuat dari cahaya yang indah.

Untuk menjejak rahsia The Crossed Key, mari kita telusuri apakah maksud di sebalik Dua Kunci Bersilang ini.

The Secret Beyond The Crossed Key

Lambang ini berasal dari kata-kata yang diucapkan oleh Jesus (Isa AS) kepada Saint Peter atau Peter of Fisherman atau nama asalnya Simon Bar Jonadah (Petros dalam bahasa Greek,Cephas dalam bahasa Aramaik Kuno,Bithrus dalam bahasa Arab juga dikenali sebagai Ben Yonah,Simon Peter,Simon atau Simeon atau dalam sebutan Arab Syam'un) seorang Yahudi Galilee (arab:al-Jaleel) yang berasal dari Bet'shayid (Bethsaida) sebuah kota di timur sungai Jordan.Beliau bertutur dalam bahasa Aramaik Kuno (satu rumpun dengan bahasa Semitik seperti Arab dan Ibrani) bahasa yang sama digunakan oleh Isa AS dan kitab Injil yang asli.Saint Peter (atau Petrus) inilah yang dinisbatkan namanya pada ibupejabat Paus Vatikan; St. Peter Basilica yang terkenal itu. Beliau adalah termasuk di dalam daftar duabelas sahabat Nabi Isa AS (Twelve Apostles of Jesus) atau lebih dikenali sebagai Hawariyyun di dalam AlQuran.

Surah Ali Imran 3:52

"Maka tatkala ‘Isa mengetahui keingkaran mereka berkatalah dia,’Siapakah yang akan menjadi penolong-penolongku untuk (menegakkan agama) Allah? Al Hawariyyun menjawab,’Kamilah penolong-penolong (agama) Allah. Kami beriman kepada Allah ; dan saksikanlah bahwa sesungguhnya kami adalah orang-orang yang berserah diri"

Surah Al-Ma'idah: 111

"Dan (ingatlah) ketika awhaiytu (Aku wahyukan/ilhamkan) kepada Al Hawariyyin, 'Berimanlah kamu kepada-Ku dan kepada rasul-Ku'. Mereka menjawab, 'Kami telah beriman dan saksikanlah (wahai rasul) bahwa sesungguhnya kami adalah orang-orang yang patuh (kepada seruanmu)"

Sudah pasti St. Peter (St.adalah kependekan dari kata Saint yang berasal dari kata Santos iaitu orang suci dalam bahasa Latin) berada bersama-sama para sahabat Nabi Isa AS yang lain di dalam situasi yang disebutkan dalam AlQuran itu.Selain Peter,terdapat 11 lagi sahabat Nabi Isa AS:

The Twelve Apostles

The Twelve Apostles

    # Peter
    # Andrew
    # James
    # John
    # Philip
    # Bartholomew
    # Matthew
    # Thomas
    # James
    # Thaddeus
    # Simon the Zealot
    # Judas Iscariot

St. Peter juga dianggap oleh orang Kristian sebagai ketua Biskup pertama. Beliau dikatakan telah datang ke Rom untuk menyebarkan ajaran-ajaran Nasrani dan ini menimbulkan situasi tegang di antara para pemerintah Rom yang beragama pagan ketika itu. Ketika era pemburuan ke atas golongan Nasrani, St. Peter telah ditangkap oleh Nero, Kaisar Rom ketika itu dan menyalibnya secara songsang atas permintaan Peter sendiri yang merasa tidak layak disalib pada pada posisi yang sama dengan Nabi Isa AS (Nabi Isa tidak disalib mengikut kepercayaan umum dalam Islam) di lapangan Nero (Nero's Circus) berdekatan Obelisk Vaticano yang kemudiannya diletakkan di hadapan St. Peter Basilica pada hari ini.

Crossed Key di dalam lencana Paus adalah perlambangan kepada Kunci-Kunci Kerajaan Tuhan 'Kingdom Of Heaven' yang disebut oleh Nabi Isa AS kepada sahabatnya itu (Peter).

"And I will give unto thee the keys of the Kingdom of Heaven. And whatsoever thou shalt bind on earth shall be bound in Heaven, and whatsoever thou shalt loose on earth shall be loosed in Heaven."

Matthew 16:18-19 (21st Century King James Version)

maksud dalam Bahasa Melayu,

"Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Syurga. Apa yang kau ikat di dunia ini akan terikat di syurga dan apa yang kau lepaskan di dunia ini akan terlepas di syurga."

Katakunci di sini adalah Kingdom Of Heaven. Ini adalah kod rahsia yang disembunyikan di dalam The Crossed Key.

Apakah dia kunci untuk membuka Kingdom of Heaven itu? Adakah Jesus (Isa AS) telah membukakan rahsianya kepada Peter? 

Apakah kunci Syurga itu?

Ini adalah persoalan paling penting dan mencapai tahap kritikal sehingga ia dijadikan lambang dalam lencana kebesaran Paus. Amat penting sehingga ramai paderi diracun dan para Biskup dan Kardinal diugut. Rahsia yang amat penting sehingga beribu-ribu orang mati dan cedera dan banyak peperangan yang sia-sia dilancarkan kerana Dua Kunci Rahsia Bersilang Ini.

Apakah rahsia yang disebut oleh Nabi Isa AS kepada Peter?

Mengapa kunci-kunci syurga tidak tertulis di dalam Bible?

Bagaimana dengan beribu-ribu manuskrip asli yang dibakar setelah Persidangan Nicea?

dan lagi sekali.. Apakah Dia Kunci-Kunci Syurga Itu?

Isnin, 23 November 2020

Part 1 : Dua Rahsia Sulit Terbesar

Setiap Paus yang dilantik di Vatikan mengetahui sekurang-kurangnya dua rahsia terbesar ini. Bukan sahaja Para Paus tetapi para Biskup dan paderi-paderi kanan termasuk pendakwah-pendakwah mereka juga mengetahui rahsia ini dari sumber-sumber yang tidak diketahui. Siapa yang tidak mengetahui adalah pengikut-pengikut Kristian yang tidak dianggap elit oleh Kelompok Rahsia yang mengawal Vatikan dan Dunia Kristian itu sendiri. Ini kerana, dua rahsia ini adalah 'mantera' peringkat pencerahan agung (Grand Illumination) dalam secret societies yang mengawal Vatikan.

Dalam Artikel Bersiri (Dua Rahsia 'Sulit' Terbesar) ini, kita akan mencantum petunjuk-petunjuk untuk mendapatkan satu jawapan kepada Dua Rahsia 'Sulit' Terbesar tersebut.

Setiap Paus yang dilantik telah menempuh jalan-jalan 'kebenaran' mereka yang tersendiri. Dari peringkat pelatih (apprentice), paderi, biskup hinggalah mencapai pangkat Paus sebagai ketua umum Gereja Roman Katolik, sudah tentu banyak rahsia yang mereka ketahui. Dan sekurang-kurangnya dua rahsia terbesar ini telah mereka ketahui. Tetapi yang anehnya mereka terpaksa menyembunyikan rahsia ini. Amat terpaksa. Jika rahsia ini terbongkar, maka sudah tentu nyawa, kewibawaan, sumber rezeki hatta keimanan mereka kepada kristian itu sendiri akan punah-ranah.

Begitu hebat kuasa yang terpendam di dalam dua rahsia terbesar ini sehingga para penulis, pengkaji dan pembuat filem berlumba-lumba mengorek rahsia yang terpendam ini. Rahsia-rahsia ini adalah kesimpulan dari misteri di sebalik pergerakan syaitan Illuminati dan Freemason dan perkaitan mereka dengan Dunia Kristian.Terdapat banyak rahsia yang amat kompleks dan bersimpul-simpul di dalam beribu-ribu kisah, mitos, kod-kod rahsia serta harta karun terpendam, namun sebelum itu, kita perlu membongkar klu-klu mengenai Dua Rahsia Sulit Terbesar ini. Dua rahsia ini cukup untuk menjawab separuh misteri ini. Selamat Datang Ke Dunia Pemikiran Baru.
 
Tentu anda terlalu ingin tahu apakah rahsia terbesar yang disimpan oleh setiap Paus atau sekurang-kurangnya majoriti dari mereka. Kami akan memberikan ia kepada anda. Rahsia yang akan kami beritahu ini adalah bertaraf 'Rahsia Dalam Rahsia'. Anda akan bakal mengetahui Mantra Ajaib Pencerahan Agung ini sama seperti yang dipegang oleh Ketua Umum Illuminati atau Imam Besar berpangkat 33 Darjat Freemason atau para Mufti Iblis Commitee 300 (Majlis Tertinggi pergerakan syaitan Freemason).

Sungguh! Para pengikut Freemason itu sendiri tidak mengetahui rahsia ini. Ini kerana sudah menjadi prinsip Freemason untuk membuka sedikit-demi sedikit rahsia (atau istilah Freemasonnya 'Pencerahan' - Illumination) selaras dengan peningkatan darjat mereka dalam pertubuhan. Dari kelab-kelab kecil mereka seperti Lion Club atau Rotary Club hingga ke Lodge-lodge Agung mereka, rahsia mengenai siapa Tuhan sebenar dan rahsia Alam Semesta akan dibuka satu-persatu.

Juga, para pengikut Kristian juga amat-amat jahil tentang Dua Rahsia Terbesar yang mati-mati disorokkan Imam Besar mereka; Paus Vatikan di dalam Koleksi Perpustakaan Diraja Vatikan sehingga diwujudkan banyak kod rahsia, lorong rahsia dan bilik rahsia dan segalanya misteri dan rahsia, untuk memadamkan Dua Rahsia Terbesar yang juga mendekati tahap Pencerahan Agung Sang Iblis Izazil Laknatullah (The Azazel Watcher Lucifer of Fallen Angel). Jika anda betul-betul faham maksud di sebalik dua rahsia ini, ini akan memimpin anda kepada satu 'Zikir Agung' yang selalu diingati oleh Iblis Laknatullah dari era menjawat jawatan Ketua Malaikat (The President of Archangels) hinggalah menjadi makhluk terkutuk.

Percayalah, zikir inilah yang selalu dikenang-kenang oleh Iblis sehingga ke saat ini, sehingga mengalirkan airmatanya... Sesungguhnya Iblis tidak mampu merubah takdir yang ditetapkan kepadanya walupun menggunakan seluruh kekuatannya namun kita di sini, mahukah kita mengubah persepsi kita yang banyak menyesatkan atau bersama-sama 'takdir' Sang Iblis? Ingin kami maklumkan di sini, rahsia kedua ini amat sensitif kepada umat Kristian. Rahsia pertama juga sensitif, tetapi rahsia yang kedua melengkapi sensitiviti ini, sehingga para pengkaji konspirasi Kabbalah-Kristian cuba mengelak dari mendedahkan rahsia kedua ini, walaupun itulah keputusan yang berulang kali mereka temui dari 'makmal' penyelidikan mereka. Dua rahsia ini amat penting dalam mengungkap rahsia Da Vinci Code, Rennes le Chateau, Knight Templar, Rosicrusian serta golongan-golongan kristian awal seperti Essenes dan misteri skrol Nag Hammadi

Ahad, 22 November 2020

The London Dawn Raid 1981 - Kaitan Malaysia dgn Rothschild?


Telah diceritakan kepada kita berulang2 kali. Cerita tentang dendam Britain Kepada Malaysia yakni sejarah “The London Dawn Raid 1981”. Ia adalah kisah serangan hendap Kuala Lumpur ke atas Kota London. Kisah benar kejayaan sekumpulan anak Melayu mengambil kembali tanah-tanah di Malaysia yang dipegang Inggeris selama 160 tahun dengan “serangan terancang” ke atas ibu kota Britain ternyata menjadi sejarah negara Malaysia yang tak ternilai. Tidak keterlaluan juga dikatakan sejarah ini adalah yang pertama di dunia.

Ceritanya panjang… Keanehan dan persoalan yang timbul daripada cerita ini ialah: 

1. Pada waktu itu Rothschild dan kuncu2 nya boleh pulak bantu Malaysia?

2. Benarkah Britain begitu bodoh atau Britain hanya pura2 kalah? Benarkah itu yang berlaku? 

Mmmm… ntah la. Anda nilaikan la sendiri. Ceritanya ialah seperti berikut…

Pada 7 haribulan September tahun 1981, kota London digemparkan dengan pengambilalihan mengejut syarikat perladangan Guthrie di London. Guthrie yang berusia lebih 100 tahun dan merupakan antara syarikat perladangan terbesar British jatuh ke tangan pihak asing di dalam masa 4 jam sahaja.

Apa yang lebih mengejutkan ialah syarikat tersebut jatuh ke tangan kerajaan Malaysia, di bawah pimpinan Dr. Mahathir Muhammad yang baru memegang jawatan Perdana Menteri selama 2 bulan.

Latarbelakang – Kemiskinan Orang Melayu dan Kekayaan Orang Inggeris

Selepas kemerdekaan Malaya pada tahun 1957, hampir 1 juta bangsa pendatang seperti Cina dan India diberi kerakyatan secara beransur-ansur. Sebagai balasannya, mereka bersetuju untuk menghormati hak istimewa orang Melayu dalam perlembagaan.

Setelah lebih 10 tahun merdeka, pegangan orang Melayu terhadap kekayaan bumi Malaya sangat kecil. Walaupun orang Melayu merupakan majoriti, bangsa ini memegang hanya 1.5% bahagian harta korporat (itupun melalui syarikat kerajaan) berbanding bangsa Cina sebanyak 22.8%. Walaupun tidak lagi menjajah, bangsa Inggeris pula memegang lebih 60 % dari kekayaan negara ini.

Pada masa yang sama, hampir separuh penduduk Malaya tinggal di bawah paras kemiskinan. Orang Melayu yang kebanyakannya tinggal di kampung sebagai petani dan pesawah adalah bangsa paling ramai tinggal dalam kemiskinan (74%).

Ketidaksamarataan kekayaan dan sikap perkauman tebal menyebabkan beberapa insiden pergaduhan terjadi berulang-ulang diantara kaum pribumi yang miskin (Melayu) dengan kaum pendatang yang kaya (Cina). Ia berlaku di beberapa tempat seperti di Georgetown, Pangkor dan Bukit Mertajam — sehinggalah kemuncaknya pada tahun 1969 di Kuala Lumpur.

Dalam keputusan pilihanraya tahun itu, parti-parti bangsa Cina dan parti Islam berjaya menafikan majoriti parlimen parti pemerintah, sekaligus menyebabkan orang Melayu gusar kehilangan bukan sahaja kuasa ekonomi malah kuasa politik mereka. Orang Cina pula merayakan kemenangan mereka dengan berarak membawa penyapu dan melemparkan laungan provokatif dalam perarakan besar di Kampung Baru, Kuala Lumpur – satu kawasan penempatan yang dihuni kaum Melayu.

Provokasi ini akhirnya mencetuskan insiden berdarah 13 Mei 1969 yang mengakibatkan ratusan mati dan darurat di isytiharkan.

Antara pihak yang lantang menyalahkan kerajaan pada waktu yang dianggap memberi muka kepada kaum pendatang ialah seorang ahli parti pemerintah bernama Mahathir Mohammad yang mengkritik Perdana Menteri pertama dengan satu surat terbuka.

Katanya sikap berlembut Tunku Abdul Rahman menyebabkan “… orang2 China dan India membuat kurang ajar pada 12 Mei kepada orang Melayu. Kalau Tunku biasa di-ludah di-muka, di-maki dan di-tunjok kemaluan, boleh-lah Tunku faham perasaan orang Melayu.” (boleh tengok filem Tanda Putera?)

Dasar Bagi Membantu Orang Melayu

Apabila Tun Abdul Razak menjadi perdana menteri ke-2 (1970-1976) beliau memperkenalkan satu dasar yang dianggap radikal yang diberi nama Dasar Ekonomi Baru (DEB). Tujuannya — menghapuskan kemiskinan bangsa Melayu dan memastikan agar pegangan orang Melayu dalam kekayaan negara dapat mencapai 30% pada tahun 1990. Dasar ini bukan saja akan membantu orang Melayu, tetapi juga boleh mengelakkan krisis antara kaum terjadi lagi.

Walaupun adanya dasar baru ini, pemilikan syarikat-syarikat Inggeris sebenarnya semakin bertambah. Guthrie contohnya, mempunyai 175,000 ekar pada tahun 1970an tetapi memiliki lebih 190,000 ekar tanah kelapa sawit, getah dan teh pada tahun 1981.

Sekitar tahun 1970an juga, seorang hartawan bijih timah Cina dari Ipoh bernama Lee Loy Seng giat membeli tanah pertanian dari British sehingga menyebabkan beliau menjadi salah seorang pemegang tanah terbesar di negara ini.

Pada masa yang sama, syarikat-syarikat British melengah-lengahkan usaha kerjasama dengan kerajaan dengan mengadakan perjumpaan demi perjumpaan dengan wakil kerajaan tanpa sebarang resolusi. Guthrie juga menolak usaha kerajaan untuk penanaman semula getah untuk pekebun kecil Melayu dan penubuhan kesatuan sekerja yang dianggap menyusahkan British.

Tetapi atas tekanan Bank Negara Malaysia, Guthrie akhirnya menubuhkan Guthrie-Ropel, sebuah anak syarikat Guthrie yang diberi kurang 17% dari jumlah tanah Guthrie di Malaysia. Usaha kerajaan ini bertujuan agar orang tempatan dapat membeli sebahagian kecil tanah Guthrie melalui Bursa Saham Kuala Lumpur. Namun begitu, tembelang British akhirnya pecah apabila didapati bahawa kebanyakan tanah kepunyaan Guthrie-Ropel adalah tanah yang buruk untuk pertanian dan lazimnya terletak di atas kawasan bukit.

Pemerintah Anti-Penjajah, Mahathir Menduduki Kerusi Penting

Mahathir yang diterima masuk semula pada 3 tahun selepas dipecat, akhirnya menjawat kerusi Perdana Menteri pada tahun 1981.

Berbeza dari 3 Perdana Menteri sebelum ini, Mahathir dirakamkan oleh ahli sejarah sebagai Perdana Menteri pertama yang tidak merokok, tidak minum arak dan tidak meminati sukan golf. Dan jika pemegang jawatan sebelum beliau berdarah raja, berpendidikan British dan mengekalkan hubungan baik dengan Inggeris, Mahathir pula belajar di Universiti Malaya Singapura, tidak mempunyai rakan berbangsa Inggeris dan terkenal dengan sikap anti-penjajahnya.

Sebelum menjadi Perdana Menteri lagi, beliau mengkritik dasar Inggeris yang membuka Tanah Melayu seluas-luasnya kepada pendatang dari India dan China, sekaligus menyebabkan orang Melayu terpinggir. 2 tahun sebelum beliau menjadi Perdana Menteri, pihak Inggeris menarik semula subsidi pendidikan kepada pelajar Malaysia yang melanjutkan pelajaran di Britain dan menaikkan yuran kepada pelajar asing, tetapi tidak kepada pelajar Eropah.

Ia memberikan tamparan hebat kepada 17,000 pelajar Malaysia di negara itu yang terbeban dengan yuran pengajian yang meningkat 3 kali ganda secara tiba-tiba. Malaysia juga pada waktu itu tidak mampu menyerap pelajar-pelajar ini kerana ia hanya mempunyai 2 buah universiti.

Mahathir yang ketika itu merupakan Menteri Perdagangan memberi amaran bahwa tindakan ini akan merugikan Britain dalam jangka masa panjang. Namun begitu, amaran beliau tidak diendahkan.

Tidak lama kemudian, London menolak permohonan Malaysia agar syarikat penerbangan MAS diberi hak mendarat tambahan di lapangan terbang Heathrow. Tetapi pada masa yang sama, Inggeris mencabar kewibawaan kerajaan Malaysia apabila sebuah pesawat supersonic Concorde miliknya menceroboh ruang antarabangsa Subang dalam perjalanannya ke Singapura.

Mahathir melihat ini sebagai sikap angkuh British yang masih memperlakukan Malaysia seperti tanah jajahannya.

Dato Ismail Ali Sebagai Pemimpin Serangan

Keangkuhan British bukan sahaja disedari oleh Mahathir dan ahli-ahli politik Melayu, tetapi turut dirasai oleh penjawat awam seperti pengerusi PNB, Dato Ismail Ali. Secara kebetulan, abang ipar Mahathir ini juga adalah bekas Gabenor Bank Negara yang terlibat menggesa Guthrie menubuhkan Guthrie-Ropel.

Beliau juga adalah antara tokoh utama yang menubuhkan PNB — satu agensi yang ditugaskan khas bagi menjayakan DEB.

Sewaktu menjawat jawatan gabenor Bank Negara lagi, beliau menunjukkan sikap tidak mesra kepada Inggeris. Mark Gent, iaitu pengerusi Guthrie ketika itu berkata, beliau dan pengarah urusan Guthrie, Eric Griffith-Jones hampir pasti akan diarah oleh Ismail Ali untuk “menunggu diluar pejabatnya selama ½ jam” setiap kali mesyuarat diadakan.

Sewaktu Ismail menjadi gabenor juga, wang negara yang disimpan di bank Inggeris seperti HSBC dan Chartered dipindahkan ke bank tempatan. Bank-bank asing pula tidak lagi diberi peluang membuka cawangan di Malaysia.

Seperti Mahathir, beliau juga tidak berpuashati dengan orang Inggeris kerana sungguhpun PNB memiliki 25% saham Guthrie, tiada wakil PNB yang dirujuk dalam mesyuarat untuk menentukan halatuju syarikat. Ini termasuk keputusan Guthrie menjual beberapa kepentingannya kepada MPH, sebuah syarikat koperasi milik hartawan-hartawan Cina di Malaysia pada awal 1981.

Syarikat MPH yang memiliki aset yang banyak ini pernah cuba membeli bank UMBC (iaitu antara bank terbesar negara ketika itu) sehingga menyebabkan Mahathir campurtangan. Agar ia tidak didominasi bangsa Cina, Mahathir memastikan PERNAS dan Petronas juga mempunyai kepentingan dalam UMBC.

Kedua-dua tokoh ini melihat bahawa jika pengambilalihan demi pengambilalihan MPH diteruskan, bangsa Cina semakin hampir mengganti orang Inggeris menguasai ekonomi negara ini. Atas sebab ini, Ismail membuat keputusan nekad. Guthrie mesti diambilalih secepat mungkin.

Kerjasama Pelbagai Pihak

Setahun sebelum menjadi Perdana Menteri, Mahathir yang merupakan Menteri Perdagangan dan Tengku Razaleigh Hamzah selaku Menteri Kewangan telah di maklumkan oleh Tun Ismail Ali bahawa beliau merancang untuk mengejutkan Inggeris dengan pengambilalihan syarikat mereka.

4 bulan sebelum serangan, pasukan di PNB yang diterajui oleh pengurus pelaburan bernama Tan Sri Khalid Ibrahim diberi tugas khas untuk meneliti dan merangka strategi bagi memastikan semua berjalan lancar.

Khalid yang pernah bekerja di Barings London (iaitu syarikat yang menjadi penasihat kewangan Guthrie), pakar-pakar pelaburan PNB dan penasihat dari bank saudagar N. M. Rothschild & Sons Ltd diarahkan untuk mengkaji secara rahsia samada Guthrie boleh diambilalih. Jika positif, mereka diarahkan merangka strategi terperinci bagaimana ianya boleh dibuat.

Hasil dari penelitian mereka, kumpulan ini menjumpai satu kelemahan dalam akta bursa saham London yang boleh dieksploitasi. Dengan kelemahan ini, satu serang hendap ekonomi untuk mengambilalih Guthrie boleh dibuat. Syaratnya ianya dibuat sepantas dan serahsia mungkin hingga Inggeris tidak sempat melakukan pertahanan.

Dengan persetujuan Mahathir, modal pengambilalihan (sebanyak 282 juta pound) diambil dari tiga punca – Petronas, PERNAS dan menerusi satu skim amanah saham baru yang ditawarkan kepada orang Melayu 4 bulan sebelum serangan. Skim ini dinamakan Amanah Saham Nasional (ASN).

Untuk memastikan Inggeris tidak menyedari bahawa kerajaan Malaysia berada di belakang pengambilalihan ini, Khalid diarahkan oleh Rothschilds untuk membuka bank akaun di Switzerland untuk tujuan pembayaran saham.

Mengapa Guthrie ?

Guthrie menjadi sasaran kerana selain dimiliki pelabur Ingeris, saham-saham Guthrie pada waktu itu juga dipegang oleh beberapa syarikat bukan Inggeris yang mesra kepada PNB. Antara syarikat tersebut antaranya adalah Genting, Bank Simpanan Nasional, Kuwait Investment Office dan OCBC.

Dengan pegangan sedia ada sebanyak 25%, PNB memerlukan 15% saham sahaja lagi bagi menjadikan keseluruhan pegangannya ke 40% , sekaligus menjadikannya sebagai pemegang saham utama Guthrie.

Untuk ini, N. M. Rothschild & Sons Ltd dilantik bagi membeli saham Guthrie dari pelabur besar bagi pihak PNB, manakala Rowe & Pittman pula dilantik menjadi broker bagi membeli saham Guthrie dari pelabur-pelabur kecil.

Ideanya di sini ialah agar sebahagian besar saham Guthrie di Malaysia dan di London dibeli serentak sebelum bursa dibuka, dan ia mesti dibeli tanpa disedari oleh pihak pengurusan Guthrie sendiri.

Untuk memastikan kejayaan serangan rahsia ini, hanya sekumpulan kecil perancang sahaja yang terlibat secara langsung. Mohammad Desa Pachi, yang juga Ketua Eksekutif PNB ketika itu juga tidak diberitahu secara terperinci bagaimana operasi ini akan dilaksanakan.

Operasi Serangan Subuh atau “Dawn Raid”

Hari serangan akhirnya diputuskan — 7 September, pukul 9 pagi waktu London (4 petang waktu Malaysia).

Mengikut rancangan, kesemua yang terlibat akan mendapatkan persetujuan penjual-penjual sebelum bursa dibuka. Apabila ia dibuka, PNB akan mengisytiharkan berita menggemparkan ini dan menguruskan dokumentasinya sahaja — sekaligus memberi kejutan kepada Guthrie dan pemegang saham lain.

Yang rumitnya ialah memastikan pembelian ini dilakukan secara rahsia. Kerana jika ia terbongkar awal, harga saham Guthrie bakal melambung tinggi dan pengurusan Guthrie akan bertindakbalas untuk menggagalkan serangan hendap ini.

Di Malaysia Khalid yang diberi tugas menguruskan pembelian di sini optimis bahawa Bank Simpanan, Genting dan Kuwait Investment Group akan menerima tawaran PNB kerana ketiga-tiganya dianggap “mesra” dengan PNB.

Dato Ismail pula bergegas ke Singapura pada hari itu untuk berjumpa dengan pengerusi OCBC. Rancangannya ialah untuk meyakinkan pihak OCBC untuk menerima tawaran membeli saham Guthrie yang dipegang bank itu pada pukul 3:30 ptg, dan menghantar notis penerimaan pada pukul 3:45 petang.

Di London, Rowe & Pittman serta Rothschilds hanya menunggu lampu hijau dari Malaysia untuk membeli saham-saham Guthrie dari pelabur Inggeris pada pagi tersebut.

Sewaktu di Singapura, Ismail dan pengerusi OCBC, Tan Chin Tuan berbincang mengenai pembelian saham Guthrie sewaktu makan tengahari. Perbincangan yang memakan masa lama itu akhirnya berakhir dengan satu berita kurang enak. OCBC menolak tawaran PNB.

Ismail menelefon Khalid dan memberitahu berita buruk tersebut. Tetapi oleh kerana Khalid telah berjaya membeli saham dari Kuwait, Bank Simpanan dan Genting, mereka tiada jalan lain kecuali meneruskan serangan.

Di London, sebaik menerima lampu hijau, kedua-dua firma yang diupah PNB memulakan proses pembelian sepantas mungkin. Bank saudagar Rothschilds berjaya memujuk M&G Investment Trust, sebuah syarikat amanah saham Inggeris (yang memegang 17% dari Guthrie) menjual 11% saham Guthrie miliknya.

Broker-broker Rowe & Pittman yang ditugaskan membeli saham dari pelabur kecil Britain pula berjaya mengumpulkan sasaran 5% saham dari orang Inggeris.

Walaupun tanpa saham OCBC, dalam masa 4 jam, PNB berjaya memiliki 8 juta saham, atau 50.41% dari keseluruhan syarikat, tanpa disedari atau keizinan pihak pengurusan Guthrie.

Lewat tengahari waktu London, Guthrie jatuh ke dalam genggaman Malaysia.

Sekian… Begitu la ceritanya. Persoalannya, saya ulang sekali lagi:

1. Pada waktu itu Rothschild dan kuncu2 nya boleh pulak membantu Malaysia?

2. Benarkah Britain begitu bodoh atau Britain hanya pura2 kalah? Benarkah itu yang berlaku?